Underpass Kemayoran Banjir Diduga karena Lebih Rendah dari Laut & Sungai

Achmad Fardiansyah , Jurnalis
Minggu 26 Januari 2020 09:45 WIB
Banjir underpass Kemayoran. (Foto: @KemenPU)
Share :

JAKARTA – Underpass Kemayoran kerap kebanjiran setiap kali hujan deras turun dengan durasi cukup lama. Bahkan beberapa hari belakngan ini banjir yang terjadi di sana mencapai 5 meter. Hal ini diduga karena underpass Kemayoran berada di dataran yang lebih rendah dari posisi laut dan sungai.

"Jadi memang di Jakarta Utara sendiri banyak genangan. Jadi air laut dan sungai lebih tinggi, dan sungai enggak bisa ke buang ke laut. Underpass ini kan posisinya di bawah sungai," kata Direksi Perencanaan dan Pembangunan PPK Kemayoran Riski Renando kepada Okezone, Sabtu 25 Januari 2020.

Baca juga: Petugas Targetkan 3 Hari untuk Sedot Air di Underpass Kemayoran 

Ia menerangkan, ketika air sungai meluap maka dipastikan tumpah ke Jalan Akses Kemayoran–Sunter. "Kalau air meluap ya jatuhnya ke sana (underpass Kemayoran, red) karena posisinya rendah," paparnya.

Riski melanjutkan, penyebab lain seringnya banjir di underpass Kemayoran juga karena sampah. Sampah-sampah tersebut menghambat kerja pompa air di sana.

"Saya juga mengajak semua orang tidak buang sampah, jadi kena pompa juga. Itu kan trouble juga, banyak sampah yang ngambang di sana," jelasnya.

Baca juga: Dinas SDA DKI: Pengelolaan Underpass Kemayoran di Bawah Pengawasan Setneg 

Hingga kini petugas di sana sudah mengerahkan tiga pompa air permanen serta 12 pompa dari Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Kementerian PURP untuk menyedot air banjir di underpass Kemayoran.

Selain itu, mereka juga terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam mencari solusi untuk menangani banjir di lokasi tersebut.

(Hantoro)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya