"Pendataan ini memang perlu dilakukan karena kami tidak mengetahui TKA mana saja yang keluar masuk dari luar negeri dan kapan mereka datang. Rencananya kami akan ke Klinik WHW dan BSM untuk memantau dan mendata,” ujarnya.
Rustami menambahkan, pihaknya juga sudah menyebarkan informasi terkait pencegahan dan kriteria-kriteria virus korona. Brosur yang disebarkan ke beberapa pintu masuk kedatangan. Seperti pelabuhan dan bandara di Ketapang. Juga disebarkan di rumah sakit dan puskesmas.
“Memang belum ada yang terjangkit. Tapi kita harus lebih waspada. Jangan sampai kita kecolongan,” tegasnya.
Dia juga mengimbau masyarakat Ketapang, khususnya yang bekerja di perusahaan-perusahaan yang banyak mempekerjakan warga asing dari China, agar dapat memakai masker dan membiasakan cuci tangan usai melalukan kontak dengan orang asing.
“Virus ini ditularkan dari udara. Secara otimatis, hidung dan mulut pintu masuknya. Jadi masyarakat Ketapang harus menyiapkan masker, apa lagi kalau memang berdekatan dengan warga yang bekerja dari luar. Seperti di PT WHW dan BSM,” imbaunya.
(Khafid Mardiyansyah)