Gelaran Cap Go Meh di Tengah Ancaman Virus Korona

Ade Putra, Jurnalis
Selasa 28 Januari 2020 11:39 WIB
Perayaan Cap Go Meh di Singkawang (Foto: Okezone/Ade/
Share :

Sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus korona, Tjhai Chui Mie memastikan semua pihak terkait di kota yang dipimpinnya sudah bekerja sesuai tupoksi.

"Menangggapi virus korona itu, kita yakin dan percaya dengan petugas Imigrasi. Saat (turis) masuk sudah diantispasi dengan pengecekan oleh sejumlah pihak. Kalau terdeteksi (terdeteksi) virus tentu dia tidak boleh masuk ke Indonesia," tuturnya.

Ia menegaskan, jangan sampai ada yang membawa virus ini ke Indonesia. Khususnya ke Kota Singkawang. "Kepada kita semua, terutama Dinas Kesehatan sudah kita imbau dan antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dari bahayanya virus korona ini," imbaunya.

Menurutnya, Festival CGM sudah ditetapkan menjadi even skala nasional yang sudah dikenal wisman sehingga keberlangsungannya harus dipertahankan. Dalam Festival CGM nantinya, banyak atraksi kebudayaan yang ditampilkan. Yakni pawai lampion, pawai tatung, barongsai naga, pentas seni dari berbagai etnis dan budaya serta suguhan lainnya. Juga ada ornamen dan hiasan yang menarik kunjungan wisawatan.

Untuk diketahui, Kalimantan Barat termasuk salah satu provinsi di Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara asing. Yaitu dengan Negara Bagian Sarawak, Malaysia. Di negeri Jiran ini, sudah ada kasus virus korona.

Sebagai bentuk antisipasi, pintu-pintu perbatasan darat, laut dan udara di Kalbar sudah dijaga ketat. Di Bandara Internasional Supadio Pontianak contohnya. Pihak otoritas bandara sudah melakukan upaya deteksi dini dengan memasang sejunmlah peralatan deteksi.

“Kita telah koordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan. Disepakati akan memasang alat penyaring udara di Bandara Supadio,” tutur Kepala Divisi Operasional PT Angkasa Pura II Bandara Intenasional Supadio Pontianak, Nuril Huda, kemarin.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya