"Kita akan bantu untuk menentukan apakah memang perlu di rujuk atau di pantau disana. Jadi ada koordinasi ada komunikasi sebelumnya," ucap dia.
Baca juga: GKR Hemas Ajak Masyarakat Terapkan Pola Hidup Bersih Cegah Virus Korona
Seperti diketahui, seorang pria berinisial S masih harus menjalani perawatan intensif di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waled, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Ia diduga terinfeksi virus korona setelah pulang dari Taiwan, beberapa waktu lalu.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni, hari ini pihaknya bersama Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Jakarta melalui Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan (BBTKL) akan mengambil sampel swab nasofaring dari S.
Eni menyampaikan, sampel yang diambil tersebut akan diteliti lebih lanjut. Hal itu dilakukan untuk memastikan apakah S terinfeksi virus korona atau tidak.