Dia menegaskan, kejadian-kejadian di Indonesia yang beberapa waktu belakangan muncul bukanlah virus korona. Ia pun mengajak semua pihak memberikan informasi yang benar untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat.
"Sekarang kita harus mengembalikan kepercayaan masyarakat yang sebenarnya saat ini masih aman dan terkendali terhadap virus korona. Tetapi kita harus tetap waspada, apalagi sampai saat ini belum ada obat virus korona, belum ada vaksinnya," ucap Dokter Kuwat.
Baca juga: Pemkot Jambi Akan Keluarkan Surat Edaran Antisipasi Penyebaran Virus Korona
Dia menjelaskan, pencegahan yang paling baik adalah menjaga kesehatan, meningkatkan kekebalan (imunitas) dengan pola hidup sehat, melakukan gerakan masyarakat hidup sehat, olahraga dan berbagai aktivitas fisik, makan dengan gizi seimbang, banyak makan buah dan sayur, istirahat cukup, serta perilaku hidup sehat lainnya.
"Hal-hal seperti ini perlu kita sampaikan untuk mengatasi keresahan masyarakat. Tanggung jawab moral kita adalah mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah, bahwa pemerintah, baik pemerintah pusat, Kementerian Kesehatan dan jajarannya, termasuk RSUD Raden Mattaher, siap siaga 24 jam terhadap kemungkinan-kemungkinan ini, meskipun saya yakin potensi di Jambi sangat kecil karena Jambi tidak termasuk dari 125 pelabuhan dan bandara masuk dari luar negeri," tandas Dokter Kuwat.
Baca juga: Kondisi Pasien Suspect Virus Korona di Jambi Semakin Membaik
(Hantoro)