Pria Ngamuk Tusuk Kakak Beradik di Kafe Mama, Satu Orang Tewas

Ade Putra, Jurnalis
Kamis 30 Januari 2020 12:41 WIB
Ilustrasi Kasus Penganiayaan dan Pembunuhan (foto: Shutterstock)
Share :

PONTIANAK - Suasana Kafe Mama di Jalan 28 Oktober, Pontianak Utara, Kota Pontianak, Rabu 29 Januari 2020 mencekam. Lantai dan meja-meja kafe penuh darah.

Ternyata di kafe yang ramai itu, baru saja terjadi penikaman. Dua kakak adik menjadi korban. Arsyad mengalami luka tusukan. Sementara adiknya, Asri meninggal dunia karena banyaknya tusukan.

Kejadian ini sempat viral karena ada seseorang yang merekam kejadian mengerikan di Kafe Mama. Dalam video yang beredar di media sosial itu, tampak beberapa orang berlumuran darah setelah terjadi keributan. Di lokasi, tampak juga sejumlah orang yang terlibat keributan.

Baca Juga: Dipicu Masalah Sewa Lahan Sawah, Kakek 70 Tahun Tewas Ditikam

 

Tak membutuhkan waktu lama, polisi langsung berhasil menangkap pelakunya. Pelaku berinisial RD ini, masih menjalani perawatan medis di RS Anton Soedjarwo (Bhyangkara) Polda Kalbar.

"Saat ini pelaku telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapat perawatan. Karena pelaku juga mengalami luka dalam keributan itu," jelas Kapolresta Pontianak Kombes Komarudin ditemui usai membesuk korban di RS Yarsi, Kamis (30/1/2020).

Ia menjelaskan, peristiwa tragis itu bermula ketika pelaku yang berinisial RD, datang ke kafe tersebut pada pukul 11.46 WIB. Saat itu RD mencari pemilik kafe. Di kafe itu memang sedang ada Arsyad dan Asri.

Warga Pontianak Utara yang datang ke kafe sambil menenteng senjata tajam jenis pisau itu mengamuk tanpa alasan. Pengunjung kafe pun berhamburan ketakutan. Arsyad kemudian berusaha menenangkan pria 30 tahun itu.

Bukannya tenang, pelaku malah tak terima. Pelaku lantas menyerang Arsyad secara membabi buta. Melihat hal tersebut, Asri yang merupakan adik Arsyad mencoba melerai.

Namun nahas, Asri justru terkena tusukan pisau oleh pelaku. Bahkan beberapa bagian tubuhnya dilukai pelaku.

Pasca kejadian, kedua korban sempat dilarikan ke RS Yarsi di Jalan Tanjung Raya 1, Kecamatan Pontianak Timur. Arsyad menjalani perawatan intensif.

Sementara Asri, tak dapat diselamatkan. Hasil visum terdapat tiga luka tusukan. Satu luka di tangan kiri, luka di perut kanan dan luka tusuk di bawah dada sebelah kanan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya