Ganjar menyampaikan akan terus memantau perkembangan warga Jateng yang masih berada di Tiongkok. Setelah pihaknya melakukan pendataan, total mahasiswa asal Jawa Tengah yang menempuh studi di Negeri Tirai Bambu sebanyak 15 orang.
Namun tidak semua dari mereka bisa membiayai perjalanan pulang ke Tanah Air, padahal KBRI Beijing pada 29 Januari kemarin telah menerbitkan surat imbauan bagi seluruh mahasiswa Indonesia yang berada di Tiongkok untuk pulang ke Tanah Air karena perkembangan virus Korona yang makin menyebar.
"Yang sisanya akan kita bantu, karena beberapa yang lain sambat tidak punya uang untuk pulang," ujarnya.
(Khafid Mardiyansyah)