DBD di Kota Kupang Tewaskan 1 Orang Warga

Adi Rianghepat, Jurnalis
Senin 03 Februari 2020 13:59 WIB
Ilustrasi
Share :

KUPANG - Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) telah merenggut 1 korban jiwa.

Penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti itu sudah mulai mewabah di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur itu sejak awal musim hujan di Oktober 2019 silam.

Kepala Bidang Penanggulangan dan Pengamatan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Kupang Sri Wahyungsih kepada Okezone, mengatakan, secara grafik terjadi penurunan jumlah penderta.

Namun demikian, kewaspadaan terus dilakukan paramedis dan aparat di seluruh kelurahan yang ada di wilayah tersebut, untuk meminimalisir penambahan kasus.

Baca Juga: Waspada Siklus 5 Tahunan Demam Berdarah!

"Sejak Oktober 2019 sudah terjadi kasus DBD di Kota Kupang, namun sejak Januari 2020 hingga saat ini mulai berangsur turun kasusnya," katanya.

Dia menyebut, hingga 2 Februari 2020, sudah terdapat 120 kasus dengan satu kasus meninggal. Korban meninggal kata dia, karena keterlambatan penanganan sejak awal anak tersebut mendapat serangan gigitan nyamuk aedes aegypti.

Meskipun sempat ditolong paramedis di RSU Sint Carolus Boromeus, namun pada hari kedua, nyawa anak berusia 9 tahun itu tewas. "Ya terlambat dilarikan ke rumah sakit oleh keluarga," kata Sri.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya