JAKARTA – Warga negara Indonesia (WNI) dan orang-orang yang berada di lokasi karantina di Lanud Raden Sadjad (RSA), Natuna berada dalam kondisi yang baik dan keadaan sehat, demikian disampaikan markas besar (Mabes) TNI dalam laporannya, Kamis, 6 Februari 2019.
Menurut laporan observasi dari Lanud RSA, yang diterima media, Kamis (6/2/2020), 238 WNI, 5 staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), 112 pendamping, dan 46 kru, yang terdiri dari 25 personel TNI Angkatan Udara, 18 kru Batik Air, dan 3 anggota dinas penerangan TNI, semuanya dalam keadaan sehat.
Para WNI yang berada di pusat karantina, Lanud RSA melakukan kegiatan sehari-hari mulai dari mengikuti olah raga pagi ringan, menjalani pemeriksaan kesehatan dari tim Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP), hingga penyuluhan mengenai psikologi dan penyembuhan trauma bersama tim dari kementerian kesehatan.
Tim Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) TNI bekerja sama dengan Tim dari Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL), Kompi Nuklir, Biologi, dan Kimia (Nubika), dan tim KKP telah melakukan penyemprotan desinfektan di dalam dan di luar gedung karantina.
Tim Kogasgabpad juga telah memasang toilet portable, perbaikan instalasi listrik di lokasi.
Dilaporkan juga bahwa kondisi keamanan di sekitar lokasi karantina dalam keadaan aman, tanpa adanya unjuk rasa.
Menteri Koordinator Bidang Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD akan melakukan kunjungan ke lokasi karantina dalam waktu dekat.
(Rahman Asmardika)