Kunjungan Presiden ke Australia ini memiliki arti penting, ucap Heru, antara lain untuk implementasi Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) untuk meningkatkan akses pasar Australia dan investasi Australia di Indonesia.
"Selain itu juga, Presiden Jokowi akan menyampaikan visi kemitraan Indonesia-Australia dalam 30 tahun ke depan di Parlemen Australia dan memperkokoh dukungan Australia terhadap NKRI," kata Heru dari keterangan resmi Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.
Baca juga: Jokowi Apresiasi Model Pengelolaan Sampah di TPA Banjarbakula
Lebih lanjut, Heru mengatakan, bahwa kunjungan ini juga untuk memperkuat kerjasama pembangunan di kawasan Indo-Pasifik dan Pasifik Selatan dan menunjukkan solidaritas atas kebakaran lahan di Australia.
Presiden akan langsung kembali ke Indonesia pada Senin, 10 Februari 2020 dan tiba kembali di Jakarta pada malam harinya.