JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, menyiagakan seluruh jajarannya untuk menghadapi cuaca ekstrem di Jakarta. Pasalnya curah hujan di Jakarta kemarin diketahui mencapai 244 milimeter (mm).
Anies mengatakan tingkat curah hujan disebut lebat berada di angka 50-100 mm dan di atas angka 100 -150 mm disebut sangat lebat.
Sementara curah hujan di Jakarta kemarin mencapai 244 mm, angka tersebut masuk dalam kategori hujan ekstrem.
"Kita menyiagakan seluruh jajaran kita terkait pengendalian air hujan dan di tempat-tempat yang terjadi hujan intensif. Kita siagakan semua infrastruktur baik petugas maupun alat untuk memastikan bisa dikendalikan dengan baik," kata di Toko Tani Indonesia Centre (TTIC), Jalan Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (9/2/2020).
Lantaran wilayah Jakarta merupakan kawasan pesisir, curah hujan di Ibu Kota dapat dipengaruhi juga kawasan hulu yang akan membawa air. Oleh sebab itu, pihaknya sudah bersiaga memantau air dari Bendung Katulampa.
"Mulai jam 10 malam kita sudah mulai siaga hari Jumat malam kamarin, karena kita menyaksikan di Bendung Katulampa sudah mengalami peningkatan status kesiagaan. Alhamdulillah kemarin sudah sampai puncaknya dan lewat hingga terkendali dengan baik," ucapnya.
Selanjutnya, untuk mengatasi genangan akibat curah hujan, Pemprov DKI Jakarta juga menyiagakan pompa air yang disimpan di beberapa titik tertentu.
Baca Juga : 23 Kecamatan di Ibu Kota Terdampak Banjir, Paling Parah di Jakarta Timur
"Ya terutama kalau hujan itu di tempat-tempat yang belum tentu ada saluran air. Jadi tempat-tempat yang mengalami curah hujan itu tempat-tempat yang belum tentu ada aliran sungai," tuturnya.
Baca Juga : Hujan Terus Intai Jakarta, BPBD DKI Minta Masyarakat Waspada Banjir & Longsor
(Erha Aprili Ramadhoni)