JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta meminta masyarakat siaga menghadapi puncak curah hujan di bulan ini. Sebagai antisipasi, masyarakat diminta untuk selalu menjaga kebersihan lingkungannya.
"Kita koordinasi terus dengan kelurahan rawan banjir terkait edukasi untuk masyarakat agar selalu menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah di kali atau saluran air yang dapat menyebabkan penyumbatan saluran air," kata Kepala BPBD DKI, Subejo kepada Okezone, Senin (10/2/2020).
Sementara itu, BPBD DKI memastikan fungsi sistem peringatan dini (Disaster Early Warning System) yang akan dioperasikan saat pintu air berstatus siaga.
"Memantau tinggi muka air dari DSDA setiap 1 jam dan menginformasikan kepada masyarakat melaui media sosial (website, Intagram, Facebook dan Twitter) per 3 jam sekali, serta mengirimkan SMS blast ke masyarakat yang berada di wilayah potensi banjir apabila sudah Siaga 2 dan 1," ujarnya.
Baca juga: Banjir Surut, Underpass Kemayoran Belum Bisa Dilintasi Kendaraan
Pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air untuk memastikan kesiapan pompa air guna menyedot genangan banjir.
"Koordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air terkait kesiapan dan keberfungsian pompa-pompa stasioner dan mobile," ucapnya.
(Qur'anul Hidayat)