Soal WNI Eks ISIS, Mahfud MD: Mereka Tak Mengakui sebagai WNI

Sarah Hutagaol, Jurnalis
Rabu 12 Februari 2020 11:18 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD. (Foto : Okezone.com/Sarah Hutagaol)
Share :

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut warga Indonesia yang menjadi teroris lintas batas foreign terrorist fighters (FTF) atau mantan kombatan ISIS tidak mengakui sebagai WNI.

"Ya mereka kan tidak mengakui sebagai WNI," kata Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, pada Rabu (12/2/2020).

Selain telah membakar paspor mereka, Mahfud juga mengatakan, pemerintah tidak pernah bertemu langsung dengan sebanyak 689 orang yang dilaporkan Central Intelligent Agency (CIA) tersebut.

Hal tersebut terjadi ketika pihak Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) mendatangi Suriah. Namun, mereka justru menghindari pemerintah.

"Sudah, sudah mengirim. BNPT sudah ke sana, kita sudah ke sana. Hanya ketemu sumber-sumber otoritas resmi saja. Di situ ada ini katanya, tapi orangnya ndak pernah menampakkan juga," ucapnya.

Bahkan selama ini pemerintah Indonesia hanya menerima laporan dari pihak luar, seperti CIA dan Komite Internasional Palang Merah (ICRC) yang melaporkan keberadaan WNI yang terdapat di Suriah.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya