Sebagaimana diketahui, dari 238 WNI yang selesai menjalani observasi di Natuna, sebagian besar adalah mahasiswa dari 30 provinsi. Mereka berjumlah 238 orang yang terdiri dari 158 perempuan, laki-laki 80 orang dengan usia termuda 5 tahun dan usia tertua 64 tahun. Ada juga Tim KBRI 5 orang, tim penjemput 24 orang, dan kru Batik Air 18 orang.
Baca juga: 9 Warga Papua Barat Turut Dipulangkan Usai Diobservasi di Natuna
"Data yang kami miliki saudara-saudara kita yang sebagian besar mahasiswa itu berasal dari 30 provinsi sebarannya paling banyak adalah Jawa Timur 68 orang, Lampung 1 orang, Jakarta 12 orang, Aceh 13 orang, Papua 8 orang, Papua Barat 6 orang, dan seterusnya," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto dalam keterangannya, seperti dikutip dari laman resmi Setkab, Jumat 14 Februari 2020.
Pemerintah juga akan menyerahkan kru PT Lion yang menjemput WNI ke Wuhan dan menjalani masa observasi selama 14 hari.
"Ini yang akan dilakukan dalam mengakhiri masa observasi. Selanjutnya hanggar yang digunakan sebagai tempat observasi akan dilakukan desinfeksi," jelasnya.
Baca juga: Peserta Observasi Pulang Hari Ini, Istana Sampaikan Terima Kasih ke Warga Natuna
(Hantoro)