Bapeten Duga Tanah di Perumahan Batan Indah Sudah Setahun Tercemar Limbah Radioaktif

Hambali, Jurnalis
Sabtu 15 Februari 2020 15:07 WIB
Petugas mengecek kondisi lingkungan perumahan yang tercemar radiasi radioaktif. (Foto: Okezone.com/Heru Haryono)
Share :

TANGSEL - Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) belum mengetahui asal muasal limbah radioaktif berupa buliran material pasir bercampur tanah di area Perumahan Batan Indah, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel). Diduga limbah sudah mencemari tanah di perumahan tersebut selama lebih dari setahun.

Beberapa waktu lalu, Bapeten dan Batan berhasil mengambil sampel buliran pasir limbah radioaktif itu untuk diuji laboratorium. Hasilnya menunjukkan, bahwa limbah itu mengandung Cesium -137 (Cs-137).

"Kita susah memprediksinya, tapi bisa dilihat dari cemaran tanahnya sudah lama, bisa lebih dari setahunan. Bentuknya semacam buliran pasir yang besar, itu yang jelas sampah radioaktif," kata Sekretaris Utama Bapeten, Hendriyanto Hadi Tjahyono, kepada Okezone, Sabtu (15/2/2020) di lokasi.

Namun begitu, dia belum bisa memastikan dari mana asal limbah radioaktif yang tertimbun material tanah di halaman depan Perumahan Batan Indah. Bahan limbah itu, menurutnya, banyak dihasilkan oleh berbagai industri secara umum.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya