Dokter Jepang Kaget dengan Penanganan Virus Korona di Kapal Diamond Princess

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Kamis 20 Februari 2020 17:46 WIB
Kapal pesiar Diamond Princess. (Foto/China Daily)
Share :

YOKOHAMA - Seorang dokter di Jepang mengatakan sangat terkejut dengan standar karantina di dalam kapal pesiar Diamond Princess, tempat virus korona baru atau Covid-19 yang telah menginfeksi setidaknya 620 penumpang dan awaknya.

Profesor Kentaro Iwata, spesialis penyakit menular di Rumah Sakit Universitas Kobe, mengunjungi kapal yang bersandar di pelabuhan Yokohama, Jepang.

Baca juga: Indonesia Usul 3 Langkah 'Perangi' Virus Korona di ASEAN

Dalam wawancara dengan BBC dia mengatakan prosedur karantina dan tes yang dilakukan pemerintah Jepang tidak dapat menjamin bahwa semua penumpang bebas dari virus.

"Saya kaget melihat percampuran zona kotor, yang kami sebut zona merah, dan zona hijau, yang merupakan zona bersih," katanya kepada wartawan BBC, Rupert Wingfield Hayes, melalui panggilan video.

"Harus dibedakan antara [tempat] virus itu tidak ada dan tempat dia berpotensi ada. Ini adalah hal pertama yang kami lakukan dalam tindakan pengendalian infeksi di mana saja di dunia.

"Saya terkejut dan saya masih takut terpapar penyakit ini dalam beberapa hari ke depan," katanya.

Hal-hal lain yang dilaporkan Iwata:

Orang-orang makan bersama dan berbagi ruang tempat tinggal.

Tidak memakai baju pelindung, termasuk para staf medis.

Tidak ada petugas profesional spesialis pengendali infeksi di dalam kapal.

Profesor Iwata mengatakan dia prihatin dengan kemungkinan penyebaran penyakit virus korona dalam beberapa hari ke depan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya