Dia menambahkan bahwa dia merasa lebih terlindungi saat bekerja di Afrika selama epidemi Ebola.
"Saya merasa jauh lebih aman ketika saya berada di Afrika, karena tahu di mana virus itu tidak ada dan tahu di mana pasien berada. Ada perbedaan yang jelas antara zona merah dan zona hijau.
"Kami harus ekstra berhati-hati untuk bertarung melawan Ebola, tetapi kami tetap tahu apa yang kami lawan dan di mana kami brlindung. Tetapi di dalam kapal Diamond Princess, kami tidak tahu di mana virus itu berada."
Lebih dari 620 penumpang dan awak kapal Diamond Princess telah dikonfirmasi terinfeksi Covid-19, jumlah terbesar di luar wilayah China.
Kapal pesiar tersebut membawa total 3.711 orang, terdiri dari terdiri dari 2.666 penumpang dan 1.405 kru yang berasal dari 56 negara. Di antara ribuan kru tersebut, 78 adalah warga negara Indonesia dan 4 sudah terinfeksi virus korona.
(Rachmat Fahzry)