"Kalau melihat penanganan sekarang sudah berbeda. Artinya yang saya lihat kemarin, disampaikan oleh Kapolda Riau, baru satu saja (titik api) muncul sudah ketahuan di mana, kemudian dilakukan apa, oleh siapa, sudah kelihatan semuanya," jelas dia.
Sistem dalam dashboard tersebut menggunakan empat teknologi satelit sebagai alat pengindera untuk mendeteksi titik api, yaitu Noah, Aqua, Terra, dan satelit dari Lapan. Melalui pemanfaatan teknologi tersebut, kemunculan titik api bisa secara cepat diketahui untuk kemudian ditangani oleh petugas di lapangan.
"Jadi muncul satu, langsung padam. Muncul satu, padam. Jangan sampai satu dibiarkan muncul, dua muncul, sepuluh muncul, kemudian tidak tertangani," ungkapnya.
Baca juga: Jokowi Minta Tol Pekanbaru-Dumai Rampung April