KULONPROGO – Nekat mandi di laut, Solikin (11) seorang bocah di Kabupaten Kulonprogo hilang terseret arus di Pantai Bugel, Panjatan, Kulonprogo, Sabtu 28 Februari 2020. Hingga kini, jasad anak tersebut masih dalam pencarian.
Kapolsek Panjatan, AKP Maryanto mengatakan korban hilang tenggelam saat bermain air bersama dengan tiga orang temannya. Awalnya, rekan-rekannya tidak melaporkan kalau korban hilang tenggelam. Mereka hanya mengatakan pulang lebih dulu dan meninggalkan korban masih mandi di laut.
Lantaran sampai sore tidak pulang, keluarganya melakukan pencarian di laut. Mereka hanya menemukan barang-barang milik korban. Seperti, kaus warna hijau, kaus dalam, sandal dan juga sepeda gunung milik korban.
“Awalnya teman-temannya tidak mengakui kalau korban tenggelam. Setelah dilakukan pendekatan akhirnya mengakui korban hilang tenggelam,” ujarnya.
Baca Juga: Pelajar Tewas Tenggelam di Danau Maninjau saat Perbaiki Keramba
Polisi bersama dengan Tim SAR dan relawan, sejak Minggu kemarin sudah melakukan pencarian. Yakni dengan melakukan penyisiran dari Pantai Bugel ke arah barat dan timur.
“Kita juga sudah koordinasi dengan Polsek Temon di arah barat dan dengan Polsek Srandakan di Bantul,” tuturnya.
Sementara itu, Koordinator Sarlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulonprogo, Aris Widiatmoko menyatakan, masih melakukan penyisiran bersama dengan TNI, Polri dan dari relawan. Namun, sampai dengan siang tadi, upaya pencarian masih nihil. Upaya pencarian akan terus dilakukan dengan penyisiran di darat.
“Belum ketemu, penyisiran masih dilakukan di sepanjang pantai,” ujar Aris.
(Arief Setyadi )