Hal tersebut dilakukan karena pengunjung Museum Gedung Sate tidak hanya wisatawan regional maupun nasional, tetapi juga wisatawan mancanegara.
"Pengunjung setiap minggunya itu, dari Selasa sampai Minggu karena Senin kami tutup, bisa mencapai 2.000. Banyak juga wisman yang datang. Maka, langkah antisipatif harus kami lakukan," ucap Iip.
Iip mengatakan, sudah membuat SOP pengunjung Museum Gedung Sate guna mencegah penyebaran virus korona. Pertama, pengunjung yang memiliki suhu tubuh di atas 37,2 dilarang masuk museum.
Kemudian, pengunjung harus bersihkan tangan dengan hand sanitizer yang disediakan, dan gunakan masker jika batuk dan pilek.
"Pengunjung harus menghindari kontak fisik secara langsung dengan orang lain. Ketika bersin dan batuk tutup dengan tisu atau siku tangan, dan petugas kami berhak menegur pengunjung yang berperilaku tidak sesuai SOP," kata Iip.