MAKASSAR – Seorang bocah berusia 10 tahun tewas terseret arus saat hendak belajar berenang di sungai Biring Je’ne yang meluap, di BTN Kodam 3 Kecamatan Moncongloe, perbatasan Kabupaten Maros dan Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu 8 Maret 2020.
Babinsa Moncongloe TNI AD Peltu Ruma mengatakan, bocah itu tewas tenggelam usai terbawa arus sungai yang meluap setelah diguyur hujan deras.
"Korban ditemukan di sebuah ladang persawahan yang terendam banjir setinggi satu meter dalam kondisi tidak sadarkan diri," katanya.
Meski korban sempat mendapatkan pertolongan medis di puskesmas terdekat, nyawanya tidak dapat tertolong.
"Korban tidak tertolong karena korban ditemukan saat satu jam pencarian," ujar Peltu Ruma.
Sementara ibu Korban, Jumatia, mengaku saat itu anaknya bersama kakaknya dan 10 rekannya tengah asyik bermain di genangan air yang berada di jalan alternatif yang menghubungkan antara wilayah Kota Makassar dan Kabupaten Maros.
Namun saat diguyur hujan deras, Sungai Biring Jenne yang berada di samping jalanan alternatif ini tiba-tiba meluap sehingga korban yang belum pandai berenang langsung terbawa arus.
"Gara-gara ingin belajar berenang sama kakaknya. Ditemukan di sebuah ladang persawahan yang terendam banjir setinggi satu meter," ujarnya.
Setelah disemayamkan di rumah duka, jenazah almarhum dimakamkan di tempat pemakaman umum yang tak jauh dari rumah korban di Desa Moncongloe, Kabupaten Maros.
(Erha Aprili Ramadhoni)