Sementara ibu Korban, Jumatia, mengaku saat itu anaknya bersama kakaknya dan 10 rekannya tengah asyik bermain di genangan air yang berada di jalan alternatif yang menghubungkan antara wilayah Kota Makassar dan Kabupaten Maros.
Namun saat diguyur hujan deras, Sungai Biring Jenne yang berada di samping jalanan alternatif ini tiba-tiba meluap sehingga korban yang belum pandai berenang langsung terbawa arus.
"Gara-gara ingin belajar berenang sama kakaknya. Ditemukan di sebuah ladang persawahan yang terendam banjir setinggi satu meter," ujarnya.
Setelah disemayamkan di rumah duka, jenazah almarhum dimakamkan di tempat pemakaman umum yang tak jauh dari rumah korban di Desa Moncongloe, Kabupaten Maros.
(Erha Aprili Ramadhoni)