Sebelumnya polisi mengamankan lima pelajar yang diduga melakukan pelecehan seksual tersebut. Mereka adalah FL (laki-laki), RM (laki-laki), NP (laki-laki), NR (perempuan), dan PN (perempuan). Sedangkan korban berinsial RG.
Berdasarkan pengakuan sementara dari salah satu pelaku, motif dugaan pelecehan seksual hanya bercanda untuk mengisi waktu luang menunggu kehadiran guru di kelas.
Dugaan pelecehan seksual itu ternyata terjadi pada 26 Februari 2020. Tapi baru diketahui setelah salah satu pelaku mengunggah videonya ke media sosial hingga menjadi viral.
(Hantoro)