SIDOARJO - Petugas gabungan terus mencari jasad Putri Dewi Atika (18), pelajar cantik asal Desa Wadungasih, Kabupaten Sidoarjo yang menjadi korban pembegalan di kawasan Desa Siwalanpanji, Kecamatan Buduran, Sidoarjo.
Komandan Tim Basarnas Surabaya, Roby Rega mengakui kesulitan dalam pencarian di hari kedua ini lantaran tenggang waktu kejadian yang telah lama.
"Kami akui kesulitan melakukan pencarian karena antara kejadian dan proses pencarian terlalu lama. Sudah 40 hari," ungkap Roby kepada wartawan, Rabu (11/3/2020).
Baca juga: Pelajar Cantik Asal Sidoarjo Jadi Korban Begal, Jasadnya Diduga Dibuang ke Sungai
Roby menambahkan, sesuai informasi dari pihak kepolisian yang melakukan interograsi terhadap pelaku, ia mengaku memasukkan korbannya ke karung sak berwarna putih.
"Informasinya korban dimasukkan ke karung sak warna putih dan diikat dengan tali rafia berwarna biru," sambungnya.