Sementara itu, Tim Kesehatan Kogasgabpad dipimpin Danyonkes 1 Mar. Letkol Laut (K) Muh Arifin memantau kegiatan WNI dengan sistem Wireless Command Center yang terdiri dari layar monitor CCTV yang bisa memantau dua gedung ABK yang observasi.
"Semua dapat di monitor dan dikendalikan. Hingga saat ini, situasi dan kondisi WNI dalam keadaan baik dan sehat," ujarnya.
Baca Juga: Pasien Covid-19 di Bolivia Diusir Pihak Rumah Sakit
Rencananya, 68 WNI eks ABK Diamond Princess akan dipulangkan ke rumahnya masing-masing pada akhir pekan ini menyusul berakhirnya masa observasi mereka. Adapun observasi dilakukan terhadpa 68 WNI itu untuk memastikan mereka tak terinfeksi virus korona atau Covid-19.
(Arief Setyadi )