Sesuai pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), orang-orang yang harus dikarantina adalah yang pernah kontak erat, kontak dekat, dan kontak area dengan pasien terjangkit virus korona.
Akibat dari adanya pasien positif korona, Pemerintah Kota Solo meliburkan sekolah selama 14 hari ke depan mulai Senin 16 Maret. Namun, ada beberapa sekolah yang telah meliburkan siswa sejak hari ini, Sabtu (14/3/2020).
Selanjutnya ada dua kelurahan yang di Kota Solo yang diperiksa untuk melacak riwayat kontak dengan pasien positif virus korona. Sebagai bentuk aksi tanggap virus korona, Pemkot Solo menunda sejumlah agenda, termasuk car free day (CFD) yang biasa digelar Minggu pagi.
Warga Kota Solo diimbau tidak panik berlebihan. Selain itu masyarakat Kota Solo diminta menghindari bersalaman dengan orang lain guna mencegah penularan virus korona.
(Hantoro)