BOGOR - Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang dikabarkan membludak akibat banyaknya wisatawan berlibur imbas dari penutupan sejumlah lokasi wisata di DKI Jakarta ternyata tidak benar.
Kasat Lantas Polres Bogor AKP Fadli mengatakan kondisi Jalur Puncak masih sama seperti libur akhir pekan biasanya dan tidak ada peningkatan berarti.
"Jalur Puncak (saat ini) tidak ada peningkatan yang berarti, berita yang beredar tentang Jalur Puncak diserbu (wisatawan) adalah tidak benar," kata Fadli, dikonfirmasi Okezone, Minggu (15/3/2020).
Menurutnya, kepadatan di Jalur Puncak memang sempat terjadi pada Sabtu 14 Maret 2020 kemarin. Akan tetapi, penyebabnya karena ada mobil terbakar.
"Memang kemarin pagi sempat terjadi kepadatan arus lalu lintas karena ada kendaraan Mercy tua terbakar di Jalur Puncak. Selebihnya (arus lalu lintas) normal saja dan masih kondusif," ungkapnya.