"Pesawat membawa bahan makanan untuk personil TNI yang melaksanakan tugas di Oksibil. Selain itu ada bahan bangunan milik Pemda Kabupaten Pegunungan Bintang untuk pembangunan gereja," katanya.
Atas peristiwa tersebut, saat ini pesawat masih dilakukan pengecekan di Bandara Oksibil belum kembali ke Jayapura.
Sementara, atas penembakan terhadap pesawar TNi AU tersebut, saat ini pihaknya tengah melakukan upaya penegakan hukum terhadap para pelaku.
"Kita masih menyelidiki pelaku penembakan. Kita belum tau kelompok mana yang melakukan, tapi yang pasti kita akan tindak tegas karena masyarakat sipil dilarang memegang dan menggunakan senjata," tandasnya.
(Fiddy Anggriawan )