YANGON - Pemerintah Myanmar mengumumkan temuan kasus positif perdana infeksi virus corona (COVID-19) di negara itu. Sebanyak dua orang terindikasi positif terjangkit virus penyebab infeksi saluran pernapasan itu, seluruhnya berjenis kelamin pria masing-masing berusia 26 dan 36 tahun.
Riwayat perjalanan dari pasien 26 tahun mengungkap dirinya kembali ke Myanmar usai mengunjungi Inggris.
Baca juga: Cerita Warga Miskin India Khawatir soal Kehidupan Akibat Corona
Baca juga: Hadapi Wabah Corona, Thailand Umumkan Satu Bulan Mode Darurat pada 26 Maret
Sedangkan proses penularan pasien 36 tahun diduga berkaitan dengan riwayat perjalanan menuju Amerika Serikat. Keduanya melakukan tes penularan corona, lantas mendapat hasil positif pada Senin 23 Maret 2020 waktu setempat.
"Kami akan melakukan penelusuran dan investigasi terhadap seluruh orang yang melakukan kontak dekat dengan kedua pria tersebut," kata pernyataan resmi Kementerian Kesehatan Myanmar seperti dilansir dari laman Bangkok Post.
Catatan kasus positif perdana di Myanmar, justru muncul setelah adanya keraguan terhadap klaim sepihak pemerintah setempat bahwa kawasan tersebut bebas virus corona pada pekan lalu. Padahal tren peningkatan kasus serta korban meninggal dunia dilaporkan oleh mayoritas negara kawasan Asia Tenggara lain seperti Malaysia, Thailand, dan Indonesia.
Suara kepada Pemerintah Myanmar untuk meningkatkan serta memperluas jangkauan tes penularan corona mulai bermunculan. Pasalnya, hingga adanya konfirmasi pasien positif tertular corona di Myanmar itu baru ada 214 orang melakukan tes, dibandingkan jumlah total penduduk sebanyak 54 juta jiwa.
(Rachmat Fahzry)