“Semua harus berkorban dan menunjukkan keluhuran sikap kemanusiaan dan kebersamaan,” terangnya.
Untuk itulah, dia melihat peran tokoh dan pemuka agama setempat sangat penting. Mereka harus mampu memberikan pemahaman yang benar, karena masyarakat memiliki jiwa sosial, gotong royong, dan religius terhadap sesama. Sehingga ketika ada korban Covid-19 yang meninggal dan keluarganya semestinya harus diberi empati dan tentunya bantuan.
“Sikap berlebihan justru tidak menunjukkan keluhuran budi dan solidaritas sosial yang selama ini jadi kebanggaan bangsa Indonesia,” katanya menandaskan.
(Rizka Diputra)