"Situasi krisis berkepanjangan akibat Covid-19, perlu dipetakan pemerintah. Terutama di keluarga yang orang tuanya dirawat di rumah sakit," imbuhnya.
Putra mengingatkan, bahwa anak-anak juga membutuhkan perlindungan ketika adanya bencana nasional nonalam ini. Ia pun mendorong hotline family support harus dihidupkan, yang dapat terkonek antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga pelaksana di tingkat RT RW.
"Saya kira penting setiap rumah sakit atau tempat yang menangani pasien positif Covid-19 untuk memberikan hotline family support yang dimiliki masing-masing kementerian, dalam rangka kehadiran negara. Terutama merespon dinamika anak anak yang terlepas dari keluarganya, akibat orang tua dirawat," imbuhnya.
Menurut dia, Kementerian Sosial (Kemensos), Kementerian Pemberdayaan Perlindungan Anak (PPA), dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) harus berperan dalam melindungi anak Indonesia saat pandemi Covid-19 ini.
"Apalagi dalam situasi bencana nasional. BNPB rutin mengadakan koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Juga memiliki personel di daerah yang juga dapat mengkoordinasikan dukungan yang sama untuk anak dan keluarga. Sehingga bisa bersinergi kuat dan cepat tertangani," tandasnya.
(Awaludin)