Berdasarkan keterangan dari kru dan penumpang bus lainnya, diketahui korban yang merupakan warga Dusun Kademangan, Desa Kayen Lor, Kecamatan Plemahan, naik bus dari Malang menuju Kediri. Kemudian hendak naik angkutan umum dari Kandangan, menuju Kecamatan Pare. Namun saat tiba di Kandangan, sang penumpang sudah ditemukan dalam kondisi tak bernyawa saat dibangunkan kru bus.
“Oleh kru bus dibangunkan karena dikira tertidur. Namun ternyata penumpang bersangkutan meninggal dunia. Dari keterangan kru bus tidak ada gejala atau tanda – tanda yang bersangkutan sakit. Tapi kami tetap menggunakan SOP penanganan Covid-19 sebagai langkah antisipas. Penyebab kematian masih diselidiki,” jelasnya.
Dirinya meminta masyarakat untuk tidak panik dan menyebarkan isu hoaks berkaitan corona. Terlebih menyebarkan foto dan video yang berkaitan kejadian kematian penumpang bus dengan info yang tidak benar.
(Awaludin)