“Semua yang memegang senjata kita tarik semua, dan kita amankan agar tidak ada aksi balasan. Sementara situasi terkini sudah mulai kondusif,” ungkapnya.
Sebelumnya, lima anggota Polres Mamberamo Raya ditembak oknum anggota Pos Satgas Pamrahwan Yonif 755/20/3 di Jalan Pemda I, Kampung Kasonaweja, Distrik Mamberamo Tengah, Kabupaten Mamberamo Raya pada Minggu pagi sekitar pukul 07.40 WIT.
Akibat penembakan tersebut, Briptu Marselino Rumaikewi, Briptu Alexander Ndun dan Bripda Yosias meninggal dunia.
Briptu Marselino meninggal akibat luka tembak pada leher, Briptu Alexander Ndun mengalami luka tembak pada paha kiri, dan Bripda Yosias meninggal dengan luka tembak pada dada sebelah kiri. Sementara dua anggota lainnya, yakni Bripka Alva Titaley dan Brigpol Robert Marien mengalami luka tembak.
Bripka Alva Titaley mengalami luka tembak pada paha kiri, sementara Brigpol Robert Marien mengalami luka tembak pada punggung belakang. Insiden berdarah ini terjadi diduga akibat kesalahpahaman para anggota baik TNI dan Polri.
(Awaludin)