"Inikan masih proses, masih ada bantuan tahap dua, jadi masih bisa dievaluasi. Saya sarankan kelurahan setelah menerima data, harus diverifikasi dulu,” sebutnya.
Tak hanya itu, dirinya juga menilai pendistribusian bansos tersebut lebih baik dilakukan jajaran Pemprov DKI, seperti petugas Satpol PP sehingga warga bisa menerima sembako lebih banyak.
“Untuk level pemprov kita punya ASN, menurut saya enggak harus pakai biaya distribusi lagi, gunakanlah infrastruktur yang ada. Jadi, Rp149.500 itu betul-betul makanan saja. Sedangkan kalau kendaraan pemprov punya banyak, bisa pakai bus sekolah," tuturnya.
(Rizka Diputra)