2 Dokter Positif Corona, Warga Lebak Desak Pemda Lindungi Tim Medis

Yaomi Suhayatmi, Jurnalis
Senin 20 April 2020 18:44 WIB
Relawan Respek Peduli Kabupaten Lebak menyerahkan APD kepada petugas kesehatan di Puskesmas Cipeundey, Kecamatan Malingping, Lebak, Banten (Foto: Yaomi Suhayatmi)
Share :

Aktivis Peduli Kesehatan ini juga mempertanyakan Dinas Kesehatan yang tidak menginstruksikan petugas kesehatan di Puskesmas Cipendeuy untuk menjalani isolasi mandiri selama 14 hari menyusul adanya salah satu dokter di puskesmas tersebut yang dinyatakan positif. Hal itu menurutnya penting agar tidak muncul cluster baru penularan virus corona.

“Saat dinyatakan positif, kami memikirkan tim medis dan paramedis dan tentunya masyarakat yang sudah bersinggungan fisik dengan sang dokter, tracking penting sekali. Katanya Dinkes Lebak sudah lakukan itu, namun keluhan paramedisnya semua masih diwajibkan bekerja seperti biasa, gak boleh isolasi mandiri 14 hari,” tuturnya.

Selain itu, Delima juga menyayangkan sikap pemerintah daerah yang menurutnya kurang sigap dalam melakukan tindakan preventif. “Saya rasa kesigapan penerintah masih sangat kurang, hanya ada 800 alat tes rapid yang disebar ke 4 RS di Lebak (pengakuan Dinkes). Upaya preventif lain yang dibebankan kepada Gugus Tugas juga kurang jelas, sehingga pelaksanaan di lapangan masih belum maksimal, outputnya, ODP masih berkeliaran,” jelasnya.

Sebagai pejuang garda depan, tim medis dan paramedis memang punya resiko besar terpapar virus corona. Tentu sangat disayangkan jika tidak dilengkapi dengan perisai, para pejuang garda depan ini justru menjadi agen penularan.

Baca Juga: Pemerintah: Covid-19 Dapat Dicegah dengan Disiplin dan Gotong Royong

(Arief Setyadi )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya