CIREBON - Seorang perawat di Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati, Kota Cirebon, Jawa Barat positif terinfeksi virus corona. Dia diduga tertular saat menangani pasien Covid-19 di mana sang pasien sempat membuka masker.
Kondisi perawat tersebut baik sehingga tak dirawat di rumah sakit. Dia hanya menjalani isolasi mandiri.
Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis mengatakan, perawat tersebut sudah diambil sampel swab pada 1 April dan baru keluar hasilnya 20 hari kemudian.
"Baru di hari ke 20 diterima informasi kalau dia positif. Jujur inilah salah satu kendala daerah untuk mengatasi untuk mempercepat memutus mata rantai covid-19. Daerah tidak punya alat. Semuanya dikirim ke pusat. Karena banyaknya permohonan pengetesan, terjadi antrean, alhasil terjadi keterlambatan," kata Azis kepada wartawan, Rabu (22/4/2020).
Menurut Azis, ada indikasi kalau perawat itu tertular corona setelah menangani seorang pasien positif Covid-19 yang kini dirawat di RSD Waled. Pasien tersebut sebelumnya dengan sengaja membuka masker ketika sedang komplain soal pelayanan.
"Saat itu pasien karena kesal sempat membuka maskernya sambil marah-marah. Kebetulan tenaga medis yang sekarang positif ini pernah menangani pasien tersebut," ujar Azis.
Usai diketahui perawat positif corona, ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSD Waled langsung ditutup sementara untuk disterilisasi dan dibuka kembali, Rabu pukul 11.00 WIB kemarin.