Direktur Utama RSUD Gunung Jati, Ismail Jamalludin mengatakan, pihaknya sudah menelusuri orang-orang yang pernah kontak langsung dengan perawat tersebut. Kini ada 61 orang dalam pemantauan (ODP) dan diwajibkan isolasi mandiri.
"Kita pantau 61 orang. Baru 19 yang sudah CT scan,” kata dia.
Sementara itu ada tiga pasien yang pernah dirawat di RSD Gunung Jati diketahui positif corona setelah hasil swabnya keluar bersamaan dengan hasil swab perawat tadi. Ketiga pasien adalah dua warga Cirebon, satu lagi dari Kuningan.
Namun, ketiga pasien tersebut sempat diizinkan pulang sebelum hasil swab keluar, karena secara klinis terlihat sehat. Meski sudah diketahui positif corona, ketiga orang itu tidak dirawat lagi, melainkan hanya menjalani isolasi mandiri.
“Alasan kita memulangkan ketiga pasien itu salah satunya soal klinis, kondisinya bagus, hasil rontgen tidak ada gejala, pasien juga sudah tidak mengalami batuk, dan lainnya," tutur Ismail.
(Salman Mardira)