Suwaris menambahkan, dalam aksi ini warga juga meminta agar gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 membangun posko di batas wilayah. Bukan di dalam kota. Hal itu untuk mempermudah pengawasan keluar masuk orang ke suatu daerah.
Apalagi, ada sekitar 100 orang dari Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur masuk ke Sintang di tengah pandemi corona, belum lama ini. Hal tersebut membuat warga Sintang resah.
"Melalui aksi ini, warga berharap agar apa yang menjadi aspirasi masyarakat dapat didengar demi keselamatan bersama," katanya.
Sebagaimana diketahui, sudah 40 dari 100 orang yang diperiksa kesehatannya. Tiga diantara warga Sintang yang baru pulang dari Magetan ini, dinyatakan reaktif rapid test. Mereka juga disebut merupakan klaster Magetan.
(Awaludin)