Carut Marut Bansos Pandemi Corona

Tim Okezone, Jurnalis
Selasa 28 April 2020 19:43 WIB
Ilustrasi Bansos (Okezone.com/Dede)
Share :

Menurut Sehan, pemda ingin membantu penerima BLT karena mereka sangat butuh bantuan, tapi Mensos melarang. Berubah-ubah kebijakan dari pusat menyulitkan pemda bekerja. “Terlalu banyak bikin aturan kertas-kertas menteri ini. Omong kosong,” ujarnya.

Menteri Sosial Juliari Peter Batubara menjawab kritikan itu. Menurutnya sebelum bansos disalurkan sudah ada rapat dengan pemda.

Dia melempar tanggung jawab pendataan itu ke pemda yang dinilai berwenang menentukan penerima bansos tidak harus diambil dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

"Data penerima bansos itu juga kami memberikan keleluasaan untuk seluruh pemda tidak harus mengambil semua data yang ada di data terpadu kami atau disebut DTKS,” katanya.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian sepakat dengan Mensos. "Data itu semuanya datang dari bawah dari mulai RT, RW, lurah, camat sampai Pemprov atau Pemkab dalam hal ini Dinsos. Jadi pendataan itu memang tanggung jawab pemerintah daerah supaya data itu betul-betul by name by address dan tidak meleset," katanya.

Menurut pengamat sosial dari Universitas Indonesia, Devie Rahmawati, pemda harus berkoordinasi baik dengan pimpinan RT atau desa jika ingin pendataan penerima bansos akurat.

“Karena menurutku RT mempunyai data yang paling akurat sebenarnya, siapa yang paling berhak menerima bantuan. Bahkan, dia tahu siapa pengangguran, siapa gembel di daerahnya, dia paling tahu,” kata Devie.

Kemudian harus ditekankan juga pimpinan RT harus melibatkan warga di lingkungannya, sehingga data disampaikan ke kecamatan sampai kabupaten akurat. Tapi, pendataan harus diberikan waktu dan kepercayaan kepada RT. “Kepercayaannya harus dibangun.”

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Tubagus Ace Hasan Syadzily mengatakan, sejak awal sudah mengingatkan Kemensos agar distribusi bansos tepat sasaran. “Kami selalu menyampaikan agar koordinasi dengan pemerintah daerah, kepala desa, dan RT/RT sangat penting untuk memastikan pemutakhiran data itu dilakukan agar tepat sasaran,” katanya.

(Salman Mardira)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya