KOTA MALANG – Salah satu poin penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) guna mencegah persebaran virus corona yaitu jaring bantuan sosial yang harus disiapkan oleh masing-masing pemerintah daerah yang mengajukan.
Bupati Malang HM Sanusi yang awalnya menolak diberlakukannya PSBB di wilayahnya, perlahan mulai melunak setelah melihat pertambahan pasien positif corona menjadi 28 orang hingga Selasa tengah malam.
"Untuk Kabupaten Malang semuanya siap, tapi kalau PSBB sebelum diterapkan sesuai disampaikan tadi, kita mesti rakor dengan gubernur apa-apa yang dilakukan dan disiapkan," ujar Sanusi di sela-sela rakor dengan Pemprov Jawa Timur, Selasa 28 April 2020.
Salah satu yang disiapkan Pemkab Malang, lanjut dia, yakni bantuan jaring pengaman sosial yang menjadi bagian dari persyaratan pengajuan PSBB.
"Sementara (bantuan) pengaman sosial dari Dinas Sosial sudah bergulir, namun belum semuanya, karena terikat data yang belum valid," terangnya.
Sementara Wali Kota Malang Sutiaji mengakui salah satu poin yang harus dibahas dan disamakan pandangannya yakni mekanisme bantuan sosial bagi warga Malang Raya terdampak PSBB. Termasuk arus mobilisasi orang di tiga daerah tersebut.
"Itu saya kira diperlukan kenapa kita bertiga (kepala daerah Malang Raya) dikumpulkan, berkaitan dengan perusahaan kalau tidak tutup bagaimana. Ini kenapa kita harus duduk bersama-sama, karena ketiga wilayah ini erat hubungannya terkait mobilisasi orang yang satu kesatuan, termasuk bantuan jaring pengaman sosial," papar pria kelahiran Lamongan ini.
Senada, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko juga menegaskan pentingnya bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak. Terlebih, lanjut istri dari Edi Rumpoko ini, Kota Batu telah menutup aktivitas seluruh hotel dan tempat wisata sejak awal April.
"Di Kota Batu, vila hampir ribuan tutup. Kalau hotel mungkin 80-an lebih sejak awal April. Untuk pekerjanya, kami data. Jadi orang yang terdampak masuk skema bantuan," tuturnya.
"Jadi disiapkan Rp60 miliar untuk 30 ribu KK (kepala keluarga) dengan masing-masing KK mendapat Rp1 juta yang ber-KTP Batu. Yang non (KTP) Batu, kalau yang masih ada, kami berikan bantuan sembako dari relawan dan masyarakat," imbuhnya.
Sebagai informasi, tiga daerah di Malang Raya yakni Kota dan Kabupaten Malang serta Kota Batu sepakat akan mengajukan PSBB.
Pembahasannya sendiri telah dimulai dikoordinasikan dengan pihak Badan Kordinasi Wilayah (Bakorwil) III Jawa Timur pada Selasa malam kemarin.
(Hantoro)