GUAYAQUIL – Petugas kesehatan di satu rumah sakit di Guayaquil, Ekuador, harus menimbun mayat pasien virus corona di kamar mandi karena kamar mayat penuh.
Ekuador mencatat hampir 23.000 kasus infeksi virus corona dan hampir 600 kematian
Guayaquil menjadi kota yang paling parah terdampak.
Mengutip AFP, Kamis (30/4/2020) seorang perawat berusia 35 tahun yang tak mau disebut namanya, mengatakan bahwa kondisi di rumah sakti membuat dirinya trauma profesional dan pribadi.
Saat keadaan darurat kesehatan pecah pada bulan Maret, setiap perawat merawat dari 15 pasien menjadi 30 dalam sehari.
"Begitu banyak orang yang datang ... mereka hampir mati di tangan kami ," kata perawat itu.