"Ada banyak yang mayat di kamar mandi, banyak berbaring di lantai, banyak yang mayat di kursi," katanya.
Sistem kesehatan Guayaquil runtuh karena banyaknya pasien virus corona.
Seorang dokter berusia 28 tahun di rumah sakit Guayaquil lainnya juga menceritakan situasi yang serupa.
"Mayat ada di koridor bangsal darurat karena kamar mayat penuh," kata petugas medis. Ia menambahkan 20 hingga 25 mayat harus menunggu sebelum dibawa pergi.
"Terserah kami bagaimana mengumpulkan dan membungkus mayat serta menyimpannya agar kami bisa mendisinfeksi tempat tidur untuk pasien berikutnya," tambahnya.
(Rachmat Fahzry)