"Keamanan, stabilitas, dan berkembangnya Irak adalah jalan kita," kata Kadhimi dalam sebuah cuitan di Twitter yang dilansir BBC.
Kadhimi tidak akan memulai masa jabatannya dengan kabinet penuh.
Faksi-faksi politik masih bernegosiasi mengenai para kandidat untuk kementerian-kementerian utama minyak dan luar negeri, sementara anggota parlemen menolak pilihannya untuk perdagangan, keadilan, budaya, pertanian dan migrasi.
AS dan PBB menyambut baik pembentukan pemerintah baru, tetapi mendesak Kadhimi untuk bergerak cepat untuk mengatasi masalah Irak.
(Rahman Asmardika)