BANDUNG – Polisi menyebut Youtuber Ferdian Paleka yang membuat video prank bantuan berisi sampah ke waria memanfaatkan kelengahan petugas yang berjaga untuk menyeberang ke Pulau Sumatera lewat Pelabuhan Merak, Banten. Padahal, pemerintah gencar menerapkan larangan mudik yang mulai berlaku sejak 24 April 2020.
"Mungkin dia memanfaatkan kelengahan petugas saat berbuka atau saat anggota sedang sahur," kata Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes S Erlangga, di Polrestabes Bandung, Jumat (8/5/2020).
Erlangga mengatakan, di Pelabuhan Merak, sudah disiapkan pos penyekatan untuk mengantisipasi masyarakat yang hendak mudik. Menurut Erlangga, Ferdian dan rekannya Aidil menyeberang dengan memanfaatkan waktu pergantian penjaga.
"Jadi sebenarnya, kita pos penyekatan sudah tergelar. Namun, ada waktu kita (anggota) bergantian berjaga. Di situ kemungkinan memanfaatkannya," ucapnya.
Sebagaimana diketahui, polisi menangkap Youtuber Ferdian Paleka dan rekannya Aidil yang turut dalam aksi prank pemberian bantuan berisi sampah ke beberapa waria di Bandung.
Keduanya sempat lari ke Palembang, tepatnya Ogan Ilir, untuk bersembunyi di rumah salah satu temannya. Hanya beberapa hari di Palembang, Ferdian memutuskan kembali ke Bandung.
Baca Juga : Motif Prank Ferdian Paleka: Bukan untuk Naikkan Subscriber
Pelarian Ferdian dan Aidil berakhir di Jalan Tol Jakarta Merak usai keluar dari pelabuhan. Tim gabungan yang sudah menanti kedatangannya langsung menyergap Ferdian.
Baca Juga : Cara Youtuber Ferdian Paleka Kelabui Polisi: Ubah Warna Rambut & Gonta-ganti Nomor HP
(erh)
(Khafid Mardiyansyah)