BENGKULU - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengambil langkah dalam penanganan penemuan kasus konfirmasi covid-19 yang mengalami lonjakan, pada Sabtu 9 Mei 2020. Di mana ditemukan dua kluster baru. Yakni, aparat keamanan dan kluster tenaga kesehatan.
''Kita memastikan langkah penanganan penemuan kasus yang lonjakannya tinggi kemarin. Ini ada dua kluster terbaru yang ditemukan. Pertama dari aparat keamanan dan kluster tenaga kesehatan,'' kata Rohidin, dalam keterangan yang diterima Okezone, Senin (11/5/2020).
Rohidin mengatakan, pihaknya akan tracing terhadap dua kluster dan mengambil tindakan dengan melakukan isolasi mandiri secepat mungkin kepada aparat ataupun tenaga medis guna untuk memutus mata rantai Covid-19.
''Terkait untuk beberapa tenaga medis yang positif Covid-19 kemarin, setelah kita ketahui ini merupakan tipe penularan horizontal. Salah satu tenaga medis yang menangani pasien Covid-19, lalu berinteraksi dengan rekan kerjanya tanpa menggunakan APD secara lengkap,'' jelas Rohidin.
Rohidin menyampaikan, saat ini masih adanya aspek sosial yang terjadi. Seperti kurangnya kesadaran individu untuk menjaga kesehatan. DI mana masyarakat tidak menggunakan masker di tempat umun.
''Persoalan ini sudah disampaikan Wakapolda dan Danrem untuk menginstruksikan jajarannya dengan melakukan razia wajib masker di pusat pembelanjaan dan ikut membantu menciptakan sarana/prasarana guna pencegahan dan penanganan Covid-19 di Provinsi Bengkulu,'' tutup Rohidin.
(Awaludin)