Pemerintah Rusia telah membantah meretas data parlemen Jerman.
Apa yang diduga diperoleh GRU?
Menurut Spiegel, yang tidak mengutip sumbernya, para ahli Jerman berhasil merekonstruksi sebagian serangan peretasan dan menemukan bahwa dua kotak masuk email dari kantor Kanselir Merkel telah dilanggar. Kotak masuk yang diretas dilaporkan berisi email dari 2012 hingga 2015.
Pada 2016, badan intelijen domestik Jerman menuduh kelompok peretas yang diduga bekerja untuk negara Rusia berada di belakang serangan siber.
Kelompok itu, yang dikenal sebagai Fancy Bear atau APT28. Kelompok ini juga di balik serangan dunia maya pada pemilihan umum AS 2016.