45 Orang di Balikpapan Terkonfirmasi Positif Corona, 29 Sembuh

Amir Sarifudin , Jurnalis
Sabtu 16 Mei 2020 14:09 WIB
Pasien-pasien di Kota Balikpapan yang dinyatakan sembuh dari virus corona. (Foto: Amir Sarifudin/Okezone)
Share :

BALIKPAPAN – Pasien terkonfirmasi positif terpapar corona virus disease (covid-19) di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, mencapai 45 orang. Sementara pasien yang dinyatakan sembuh ada sebanyak 29 orang.

Tersisa 14 orang yang masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sedangkan 2 pasien positif meninggal dunia.

Baca juga: Jika Warganya Tidak Disiplin, Sultan Bakal Ajukan PSBB di Yogyakarta 

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menyebutkan saat ini Kota Berau, Kutai Timur, Kutai Kartanegara memiliki jumlah pasien yang cukup banyak dan masih dirawat di rumah sakit.

"Kota Berau sebanyak 30 pasien. Disusul Kutai Timur dan Kutai Kartanegara yang bertambah 15 orang positif," ucapnya, Sabtu (16/5/2020).

Ia menerangkan, kebanyakan penambahan ini berasal dari Klaster Gowa, Sulawesi Selatan. Sedangkan di Balikpapan, pasien terbanyak berasal dari transmisi lokal, disusul Klaster Gowa, Magetan, Bogor, dan ABK.

"Sekarang kita tinggal 14 orang dirawat. Rumah sakit itu sama sekali tidak bangga dan tidak senang kalau pasien bertambah. Malah ingin cepat-cepat selesai supaya mereka bisa cepat istrirahat," tegasnya.

Sementara itu, Kota Balikpapan sejak Kamis kemarin telah mengoperasikan alat tes cepat molekuler yang dikelola di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo dan PCR RSPB yang operasionalnya akan efektif mulai Senin depan.

"Kalau sudah beroperasi makin banyak masyarakat yang akan diketahui statusnya apakah negatif atau positif," ujarnya.

Baca juga: 200 Orang di Pasar Lubuklinggau Mengikuti Rapid Test Covid-19 

Maka itu, pihaknya meminta masyarakat tetap waspada dengan situasi yang makin membaik, bukan berarti harus kendur, apalagi sekarang banyak ditemukan kasus dari orang tanpa gejala (OTG).

"Kepada saudara kita, sahabat kita, kita semua yang mungkin status orang tanpa gejala. Sehat, tidak batuk, tidak sesak napas, tapi di dalam dirinya ada virusnya. Itu yang harus diwaspadai," jelasnya.

(Hantoro)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya