Istri Polisi dan Babinsa TNI Korban Penembakan Ternyata Sepupu

Herman Amiruddin, Jurnalis
Minggu 17 Mei 2020 08:46 WIB
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Share :

MAKASSAR - Aroma cinta lama bersemi kembali alias CLBK sangat kental di balik kasus perselingkuhan berujung penembakan terhadap prajurit TNI Kodim 1425/Jeneponto, Serda Hasanuddin, (46) dengan seorang anggota Bhayangkari, berinisial HS (42) di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Kasus perselingkuhan ini menyulut emosi Bripka HE yang tega menembak istrinya sendiri berikut si Babinsa. Anggota Babinsa TNI itu awalnya terkejut dan berusaha merebut senjata dari Bripka HE. Namun apes, korban justru tertembak sebanyak tiga kali yang mengenai dada dan kakinya.

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Mas Guntur Laupe mengatakan, setelah melihat istrinya bersama pria lain, Bripka HE langsung memberikan tembakan peringatan. Sementara, HS istri pelaku, juga ditembak dan mengenai kedua kakinya.

Baca juga: Lewati Masa Kritis, Babinsa TNI Korban Penembakan Oknum Polisi Sudah Bisa Bicara

"Sebenarnya, selain mantan kekasih, mereka juga ini sepupu dua kali. Babinsa juga sudah menikahlah. Saat ditemukan di lokasi, Babinsa tanpa celana, dia cuma pake baju. Kalau istri pelaku pakai daster," kata Guntur.

Dia menjelaskan, korban perempuan saat ini menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara Makassar dan Babinsa TNI itu juga masih dirawat di RS Pelamonia Makassar. Adapun untuk pelaku, Bripka HE telah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Sulsel.

"Pelaku anggota Polri tetap dihukum pidana, etika profesi dan saat ini sudah kami periksa dan ditahan di Polda Sulsel," tutupnya.

Kapolda menyinggung sedikit soal kronologi insiden berdarah itu. Di mana pelaku saat itu tiba-tiba pulang ke rumahnya di Jeneponto tanpa memberi tahu istrinya pada Kamis sore. Sesampai di depan rumah, Bripka He curiga dengan kondisi rumah yang gelap.

"Di garasi dilihat motor trail. Kecurigaan tambah menjadi, pelan-pelan dia buka pintu rumah yang kebetulan tidak terkunci, masuk, terus masuk ke kamar dia temukanlah," katanya.

Melihat itu, lanjutnya Mas Guntur, Bripka HE diduga emosi dan langsung melepaskan tembakan kepada istrinya dan Babinsa itu sebanyak tiga kali letusan.

Sementara itu, Kapendam XIV Hasanuddin, Kolonel Infanteri Maskun Nafik menyebut, saat ini kondisi kedua korban baik Serda HS dan ibu rumah tangga berinisial H (42) itu masih dirawat di rumah sakit.

Sedangkan pelaku Bripka HE sudah diamankan dan sedang dalam proses pemeriksaan di Propam Polda Sulsel. "Kami sudah berkoordinasi juga dengan kepolisian. Bapak Kapolda juga sudah meminta maaf kepada Pangdam terkait masalah ini," kata Maskun.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya