JAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulang Bawang melaporkan sedikitnya 2 warga meninggal dunia, 5 luka berat, dan 1 lainnya luka ringan akibat bencana angin puting beliung yang terjadi di Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung, Rabu (20/5).
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, mengatakan, berdasarkan hasil perkembangan laporan di lapangan hingga Rabu malam pukul 21.45 WIB, didapatkan data bahwa persitiwa tersebut juga mengakibatkan sebanyak 66 rumah rusak berat, 179 unit rumah rusak ringan, dan seekor ternak sapi mati.
“Dampak angin puting beliung yang dipicu anomali cuaca itu juga berdampak di tiga desa masing-masing Desa Tri Mulya Jaya, Desa Tri Tunggal Jaya dan Desa Dwi Warga Tunggal Jaya di Kecamatan Banjar Agung (II),” katanya.
Ia melanjutkan, dampak angin puting beliung juga terjadi di Desa Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo.
Hingga saat ini tim gabungan terus melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membantu proses evakuasi serta pembersihan puing.
Sementara itu, menurut prakiraan cuaca oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan lebat disertai petir dan angin masih berpotensi terjadi hingga Jumat (22/5) di wilayah Lampung dan sebagian besar wilayan barat Pulau Sumatera.
Baca Juga : Angin Puting Beliung Terjang Tulang Bawang Lampung, Dua Meninggal
"Oleh karena itu, diharapkan masyarakat dapat melakukan antisipasi terhadap kemungkinan dampak terburuk yang bisa saja terjadi," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)