Exclusive images show #ISIS leader Abdulnasser al-Qirdash, said to be a favored candidate to succeed Abu Bakr al-Baghdadi, in captivity after his arrest by #Iraq's National Intelligence Service.https://t.co/XFTwVOLdtk pic.twitter.com/HtezCTC375
— Al Arabiya English (@AlArabiya_Eng) May 20, 2020
Baru-baru ini, al-Qirdash bertanggung jawab atas pertempuran al-Baghouz di Suriah, sebuah kota kecil di provinsi Deir ez-Zor yang dekat dengan perbatasan Irak dan benteng terakhir ISIS.
Berbicara kepada Al Arabiya, al-Qirdash menegaskan bahwa kepemimpinan ISIS, atas permintaan al-Baghdadi, mengevaluasi kembali ide-ide kelompok teroris setelah dalam beberapa tahun terakhir mulai kehilangan wilayah kekuasaannya.
"Ada evaluasi ulang besar-besaran dari Negara Islam (ISIS) setelah kehilangan wilayah yang luas termasuk Kobani dan banyak daerah lainnya. Kami bertiga, saya sendiri, Omar al-Furkan dan Ayoub Rakawi, yang duduk bersama pimpinan untuk meninjau kembali langkah-langkah kami,” kata al-Qirdash kepada Al Arabiya.
(Rachmat Fahzry)